[FF / YAOI / JINKIBUM / ONE YEAR LATER / 1of2]

Ini FF pernah aku post di fb, tapi versi straight nya. Jadi kalo ada yang merasa pernah baca, ini bukan plagiat. Itu memang ff aku tapi aku buat versi onkey nya. Happy reading 🙂

>

Title : One Year Later
Genre : romance, PG 15

Main cast :
*Kim Kibum
*Lee Jinki
*Choi Minho

Support cast:
*Lee Taemin
*Chunjoe couple

Inspired by : Aqua timez – niji ; Jessica ft. Onew – one year later .

>

March 17 , 2010

“Semua akan baik-baik saja. Kau lihat jembatan pelangi di langit sekarang ?? langit kita sekarang mungkin terpisah. Tapi suatu saat nanti pelangi pasti akan menyatukan langit kita dan akhirnya kita bisa tertawa bersama di bawah langit yang sama. Saranghae…”

>

March 15 , 2011

“Bisa kita bertemu sekarang , Chunji ?? Aku bosan di rumah,” ucapku pada Chunji di telepon.

“Jangan sekarang !! Aku sedang jalan dengan L.Joe ,”

Aku menggembungkan pipiku dan akhirnya berkata, “Ya sudah. Bersenang-senanglah.”

Aku kesaall !! Kesal karena bosan , kesal karena sahabatku sedang kencan dengan L.Joe -pacarnya- juga kesal karena membayangkan betapa senangnya Chunji sekarang bersama L.joe , sedangkan aku ?? Dia di Jepang sekarang untuk melanjutkan sekolahnya disana. Dia bilang akan kembali setelah lulus dari sekolahya nanti. Aku hanya bisa menunggunya dan sudah hampir satu tahun. Jujur kukatakan , aku lelah menunggunya. Aku juga seperti remaja yang lain : ingin kencan bersama kekasihnya di hari libur , pulang sekolah bersama , main ke mall , makan di caffe favorit , atau apalah itu yang sering di lakukan oleh orang-orang sedang berpacaran.

Kuhempaskan tubuhku ke tempat tidur , lalu mengutak-atik handphoneku. Kubuka beberapa fotoku dengannya yang diambil jauh hari sebelum dia pergi ke Jepang.

“Semua akan baik-baik saja. Kau lihat jembatan pelangi di langit sekarang ?? langit kita sekarang mungkin terpisah. Tapi suatu saat nanti pelangi pasti akan menyatukan langit kita dan akhirnya kita bisa tertawa bersama di bawah langit yang sama. Saranghae … ,”

Teringat lagi kata-kata itu , kata-kata yang diucapkannya melalui telepon begitu pertama kali ia tiba di Jepang untuk meyakinkan bahwa dia akan segera kembali kepadaku …

Aku merindukanmu , Lee Jinki … Tapi aku lelah dengan semua ini …

>

Jam terakhir dan tidak ada seonsaengnim … Begitu tahu kalau jam terakhir kosong , Chuni langsung pergi menemui L.joe di kelas sebelah yang kebetulan juga sedang ada jam kosong…
Huuuh. Rasa bosan mulai menyelimuti diriku. Chunji tidak ada dan aku tidak punya teman bicara. Lee Taemin, siswa pendiam yang duduk didepanku juga sepertinya tidak berminat untuk kuajak bicara. Dia terlalu asyik dengan komik yang sedang dibacanya.

“Huaaa !! ada Minho oppa !!” beberapa siswi tiba-tiba saja menjerit histeris.
“Mau apa dia kesini ??” bisik seorang siswi yang duduk di belakangku. Matanya tertuju ke seluruh penjuru kelas dan berhenti tepat di arahku. Dia tersenyum lalu beranjak menuju bangkuku.

“Yaaaa !!! Mau apa !!!” bentakku. Bagaimana tidak ?? Dia tiba-tiba saja menarik tanganku lalu membawaku keluar kelas.

“Dengar !! Aku hanya mengatakannya sekali !!!” Dia langsung melepaskan tanganku begitu kami sampai di koridor sekolah.

“Jadilah kekasihku !!!”katanya lagi .
“Haaaah !! kau gila !”
”Aniyo ! Ini sudah yang ketiga kalinya kau menolakku dan kau orang pertama yang melakukannya ,”
“Lalu ??”
“Kumohon…”
“Dan ini untuk yang keempat kalinya kukatakan , mianhae , aku tidak bisa !” Ucapku lalu pergi meninggalkannya. Haaaa .. semoga dia tidak melakukannya lagi.

Namanya Choi Minho. Lebih tua satu tingkat dariku. Dia tampan , pintar , terkenal dan ehm kaya .. Yeoja dan namja cantik mana yang tidak tertarik padanya dan mungkin termasuk aku …Tapi mau bagaimana lagi ? Aku pacar Jinki sekarang dan kurasa ini cobaan terberat di dunia percintaanku dan Jinki untuk saat ini. Aku tidak boleh tergoda >

Untuk kesekian kalinya , aku pulang sekolah sendirian. Chunji tadi bilang mau kencan bersama lagi dengan L.Joe. Bisa dibilang mereka adalah pasangan yang sedang dilanda asmara dan terkadang aku benci itu –”

“Kibum!!!” baru saja aku keluar dari pintu gerbang sekolah , seseorang memanggilku .

Minho sunbae lagi … Aku benci keadaan seperti ini. Dia terus memaksaku untuk jadi kekasihnya. Kenapa harus aku orangnya dan terjadi di saat Jinki tidak ada di sisiku??

“Mana temanmu yang satu itu ?? kok pulang sendiri ??” tanyanya sambil mencoba mensejajarkan langkahnya denganku.

“Dia sedang ada urusan ,”jawabku sambil terus melangkah.

“Kalau begitu , pulang denganku saja ,”ajaknya. Kuhentikan langkahku , lalu menatap wajahnya.

“Bisakah kau tidak menggangguku lagi ?? Masih banyak namja cantik lain dan kenapa harus aku ??” ucapku sebal. Dia tersenyum sambil membenarkan sedikit poninya yang tertiup oleh angin musim semi. Ahhhh~ , kenapa dia terlihat sangat tampan sekarang ?? Kumohon Minho sunbae , jangan tunjukkan pesonamu sekarang.

“Sepertinya aku kecanduan dirimu,” jawabnya. Haaaaaa~ dia benar-benar gila. Jantungku malah semakin berdetak kencang karena ucapannya barusan dan wajahku ?? ahhh~ wajahku pasti memerah sekarang. Sengaja kualihkan pandanganku ke langit ; mencoba menyembunyikan wajahku yang sekarang kuyakin mirip kepiting rebus >

Hujan deras benar turun sore hari ini. Cuaca seperti ini memang saat yang tepat untuk bermalas-malasan ; tidur di bawah selimut yang hangat. Hanya saja aku masih kepikiran dengan kencan “paksaan”ku bersama Minho sunbae tadi. Entah kenapa, aku malah menikmatinya. Kami makan di caffe , jalan-jalan di festival musim semi , dan lain-lain. Dia lebih baik dari yang kukira. Menyenangkan dan … ahhhh~ jangan bilang kalau aku mulai menyukainya >< !

Biip .. Biip . Handphone ku berbunyi , tanda pesan masuk.

From : my dubu ♡

Aku akan secepatnya menyelesaikan sekolahku dan kita akan bertemu lagi di bawah langit yang sama.. Secepanya! Aku janji! Chu~ :*

>

March 16 , 2011

Pagi ini hujan turun lagi dengan deras dan aku kesiangan. Sekarang sudah pukul 6.50 dan jam pertama dimulai pukul 7 tepat dan aku pergi sekolah dengan naik bus. Dan lebih buruknya lagi , Park seonsaengnim yang terkenal dengan cara mengajar ‘maut”nya itu mengajar di jam pertama. Kalau aku terlambat pagi ini , setidaknya aku harus membersihkan toilet.

Kubuka payung yang memang selalu kuselipkan di dalam tasku lalu mulai beranjak keluar rumah menuju halte. Belum terlalu jauh aku melangkah menuju halte , sebuah mobil berwarna hitam tepat berhenti di sampingku. Si pengemudi membuka kaca jendela mobilnya dan ternyata dia Minho sunbae …

“Ayo naik !!” ucapnya .
“Aku ??” tanyaku sedikit bingung.

“Ya siapa lagi . Ayo naik ! kau mau kehujanan ,”ujarnya dengan sedikit menjerit ; mencoba mengalahkan suara hujan. Ahhh~ naik ? tidak ? naik ? tidak ? aku bingung ==. Kalau aku naik , berarti aku cari mati. Jinki akan kembali dan aku tidak mau tergoda lagi dengan namja tampan ini.

“Ayo cepat naik ! Sebentar lagi jam pertama dimulai !” jeritnya lagi. Ya. Untuk kali ini saja. Lagipula aku tidak mau disuruh membersihkan toilet.

Kumasuki mobilnya dan tak lama setelah itu , Minho sunbae mulai menjalankan mobilnya.

“Nanti malam ada acara ?? Kita jalan-jalan lagi bagaimana ??” tanyanya sambil terus memegang setir mobilnya.

“Mianhae. Aku tidak bisa,” ucapku.

“Bagaimana kalau malam lusanya ?? kau bisa ??” tanyanya lagi. Ahhhhh~ aku benar-benar menyesal karena lebih memilih naik mobilnya. Aku mau membersihkan toilet saja !

“Mianhae dan ini untuk terakhir kali kukatakan. Berhentilah menggangguku,” ucapku. Dia melirikku sejenak lalu kembali menatap keluar kaca mobil. Raut wajahnya berubah.

“Ok. Mulai sekarang aku akan berhenti menganggumu dan mengagumimu,” dia berkata tanpa melihat ke arahku. Ahh~ babo ! Sepertinya aku salah bicara.

>

Hanya butuh waktu 10 menit hingga kami akhirnya tiba di sekolah. Setelah ucapanku tadi , Minho Sunbae tak banyak bicara selama perjalanan menuju sekolah.

“Gomawo ,”ucapku sambil membungkuk.

“Ya. Cepat ke kelasmu. Jam pertama akan dimulai ,”ucapnya. Aku mengangguk kemudian mulai berjalan meninggalkannya menuju kelas .

>

Sepertinya Minho sunbae benar-benar menepati ucapannya. Jam istirahat seperti sekarang ini , biasanya dia datang mengangguku tapi kali ini tidak …

“Mana Minho sunbae ?? biasanya dia datang kesini ; mengajakmu ke kantin atau sekedar menyapamu ?” tanya Chunji. Aku hanya menggeleng tak menjawab pertanyaannya.

>

March 17 , 2011

Satu hari tanpa “gangguannya” …

>

March 18 , 2010

Hari ini juga …

>

March 19 , 2011

Dia benar-benar tidak “menggangguku” …

dan malam ini Jinki menghubungiku. Dia bilang dua hari lagi dia akan kembali ke Korea. Aku seharusnya senang. Tapi perasaan apa ini ??

>

March 20 , 2011

Aku benar-benar menyesal dengan ucapanku. Sudah hampir 3 hari aku tidak melihatnya. Dia tidak ke kelasku , meyapaku , mengajakku pulang bersama dan Ahhhh ! kenapa aku jadi begini !! Aku malah rindu saat-saat seperti itu dan aku yakin , aku mulai menyukainya …

Pulang sekolah hari ini kusempatkan untuk ke kelasnya. Untuk apa ?? entahlah .. Aku hanya ingin melihatnya.

Dari balik jendela kelas , kulihat dia sedang membereskan buku-buku di mejanya dan memasukkannya ke dalam tas. Tak lama setelah itu , dia mulai beranjak keluar kelas dan dia melihatku tengah berdiri di dekat jendela kelas.

“Kibum ?? sedang apa disini ?” tanyanya.

“Ahh , ani. Tadi aku tidak sengaja lewat kelasmu ,” kataku berbohong.

“Ohhh ! kalau begitu aku pulang duluan ya ,”ucapnya. Aku hanya terkejut mendengar ucapannya.

“Tunggu , sunbae ,”aku menarik tangannya.

“Ada yang ingin kubicarakan ,”ucapku lagi .

>

“Ini,” Minho sunbae memberikan sekaleng cola untukku yang dibelinya tidak jauh dari baek-hap park , tempat kami duduk sekarang.
“Gomawo,” kataku.

“Katanya ada yang ingin kau bicarakan. Katakan saja ,”ucapnya lalu meneguk minumannya.

“Soal perkataanku 4 hari yang lalu. Mianhae ,”ucapku lirih.

“Oh itu. Hahahahaha. Kenapa harus minta maaf ? Seharusnya aku yang meminta maaf padamu karena telah mengganggumu satu tahun belakangan ini dan aku malu pada diriku sendiri ,”ucapnya sambil terkekeh.

“Aku juga malu pada diriku sendiri. Sekarang , aku malah merindukan saat-saat kau mengangguku,” kataku. Mendengar perkataanku , Minho sunbae langsung menatapku. Kuyakin dia terkejut dengan ucapanku.

“Apa pernyataan cintamu untukku masih berlaku ?”

To be continued >>>

Pendek yaa?? Biarin ah ~(‎​˘▼˘~) (~˘▼˘)~
RCL please

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s